Ijinkan Hati Bicara... google-site-verification: google642dcb3a3836b309.html

28 Feb 2009

Kamu dan masa lalu

Satu kisah pernah hilang dengan dia
Menghancurkan tanpa ampun
Menyakitkan tanpa hati
Semuanya bermula dari ketidakjujuran

Sekarang di sini ada kau
Terlelap dalam pelukku dengan lugumu
Hariku sudah kau isi dengan kisah yang penuh kasih
Penuh canda riang kadang cemburu
Tak ada yang tak sempurna
Semuanya terlihat indah

Malam ini, diantara mimpimu
Getir masa lalu kembali kuingat
Terbayang jelas semua kisah masa lalu dulu
Semua hanya bermula dari sebuah pesan pendek
Terkirim untukmu dari seseorang yang asing bagiku
Penuh romantisme yang melayangkan jiwa
Tapi bagiku pahatan luka baru
Di atas luka lama yang hampir mengering

Kau sempat menyangkalinya beberapa kali
Tapi apalah guna bagiku
Semua sudah jelas sekarang
Bahwa aku harus meragukan kesetiaanmu
Bahwa aku harus lebih pasti bertanya sekarang
Jika cinta lain kau pelihara diam-diam



Menjelang pagi, selasa, 17/4/09




Share

13 Feb 2009

Puisi dalam SMS

Jujur saja, saya termasuk orang yang tidak pernah tahu harus berbuat apa saat valentine. Setiap tahun, valentine adalah hari yang biasa saja bagi saya. Tak ada yang istimewa.


Namun kali ini, dalam kesendirian saya ingin membuat Valentine kali ini menjadi sedikit istimewa dengan postingan kumpulan puisi saya. Saya tak pernah memberi judul pada puisi ini. Karena sebenarnya puisi ini saya sudah lama saya buat dan sudah ada yang pernah saya posting di blog ini. Puisi ini saya buat saat di tangan saya tak ada pena dan kertas, sehingga inspirasi yang datang terpaksa saya tuangkan ke dalam hp butut saya. Dan karena kapasitas hp yang kecil sehingga saya pun menulis dengan seadanya. Puisi ini pun bisa di kirim sebagai sebagai hadiah valentine, bisa berupa sms valentine ataupun kata-katanya bisa di tulis di kartu ucapan Valentine.


Tapi saya hanya ingin bilang, bahwa tidak semua puisi di sini untuk valentine, karena sebagian adalah puisi tentang kekecewaan.


Selamat Menikmati bacaan anda kali ini dan Selamat Valentine 2009


**************************************************



Kau ada diantara seribu pesona

Tercipta untuk menghakimi hati

Mungkin akan membunuh bila cinta datang tak sesuai harap

Aku ada diantara jejeran asa tak pasti

Menunggu kapan waktu datang melukai hati

Aku mencintaimu dengan ketulusan yang tersangat

Tapi kini tersudut ditengah kepahitan

Mengapa waktu tak pernah mengizinkan

Aku ada diantara yang bisa mengungkapkan rasa?

===========================================


Ada seruan dari hati

Karena jiwa ini sudah hampir mati menunggu cinta datang

Ada seruan dari jiwa

Kapan cinta datang dari waktu yang tepat

Menyapa hati dengan tulus?


===========================================


ada cinta tersenyum diantara khayalan

ada cinta berharap diantara ketulusan

ada cinta menangis diantara ketidakpastian

sanggupkah kenyataan mengusir mimpi?


===========================================


Kamu seperti awan yang berarak saat siang

Dan bintang yang gemerlap saat malam

Satu hal yang ingin kukatakan padamu saat ini, Kamu lebih indah dari keduanya.


===========================================


Ada yang lebih dari kasih

Ada yang lebih dari sayang

Tapi tak ada satupun dibumi

Yang lebih dari cinta

Sama seperti ini dipersembahkan tulus, Hanya untukmu.


===========================================


Rapuh lagi aku

Asa yang kutata setelah kutemukan cinta

Bahagia yang baru sesaat kurasa

Ambruk dihantam amarah

Hancur tertimpa sombongnya ego

Padahal baru semenit lalu aku sadar

Cinta ini berarti bila mencintaimu.


===========================================


Kuhardik kecewa dengan diam yang panjang

Lalu kuusir ragu

yang membuat cinta tak jujur sejak pertama kali hadir

tapi aku kian merasa bodoh setelah segala terjadi

apalagi setelah aku merasa ditinggalkan.


===========================================

Aku hidup diatas cinta yang menderitakanku

Ditemani kecewa dalam setiap sendiri yang menyepikan

Kucoba tegar melepasmu bahagia tanpaku

Meski hati harus pedih dibawah riangmu.


===========================================

Sedih ini tak akan pernah berakhir

Bahkan saat tertawa kuhadirkan airmata

Tapi biarlah kucoba tak mengganggu singgasana bahagiamu

wAlau akhir dari segala adalah penderitaan hatiku.


===========================================


Tak ada yang bisa kurangkai untuk dapat kukatakan

Betapa kusangat merindukanmu saat ini.

Tak ada pula yang bisa kubuat

Untuk dapat kukatakan betapa aku sangat mencintaimu


===========================================


Andaikan memang takdir ini tak berpihak padaku

Akan kembali kukenang cintamu dengan airmata

Sambil menunggu saat matiku datang

Karena aku tak bisa hidup tanpa sayangmu.


==========================================


Aku bisu diantara mata yang tak sanggup kubuka

Tak mampu kulihat kenyataan meski hanya bayang

Apalagi berbicara yakinkan siapapun

Aku mencintaimu.


===========================================


Ada cinta

Ada kerinduan

Ada juga doa

Jika pagi nanti masih kau lihat matahari bersinar

Dan mendengar kicau burung

Sadarilah, disitu ada cinta yang mengharapkanmu

Lewat doa penuh rindu.

==========================================

Satu lagi cinta datang dari sisi fatamorgana

Hingga kupeluk maya berwarna jingga

Padahal sudah kusulam kecewa

Yang kuambil dari kulambu usang keabadian


===========================================


Jika aku tak bisa lagi

Berjalan diatas asa yang pernah kau beri

Akan kusongsong esok

Tanpa bercerita pada siapapun

Apa yang pernah terjadi pada hatiku.


===========================================


Aku datang hanya untuk memanen kecewa

Diatas benih cinta yang kau tabur

Jika kecewa ini berluka

Aku tak ingin mati

Sebelum aku melihat kamu merasakan

Seperti apa kecewa.


==========================================


Hidup ini tak lebih dari rentetan kekecewaan

Yang selalu datang dan pergi hanya untuk meninggalkan luka


===========================================


Aku bosan melukis sebesar apa cintaku

Kedalam kata-kata tak berarti

Aku bosan berteriak

Betapa kerinduan telah jadi racun bagi jiwaku

Aku ingin ada diantara pelukmu

Biar kamu yakin dengan pasti

Seberapa berarti cintamu untukku.


==========================================


Pagi datang mengusir embun dari kelopak mawar merah

Tapi hingga pagi ini

Tak ada satupun yang mampu mengusir cinta dari hati yang kian merah karena merindukanmmu.


===========================================


Jika malam pernah menangis bersama kita

Sudah ada siang yang akan selalu tertawa,

Sejuk membelai dari pagi

Setia memeluk hingga senja

Bahkan jika masih mungkin

Ada bintang redup

Yang enggan meninggalkanmu sendiri

Menemani mengenang setiap masa lalu

Agar kita harus selalu ingat

Bahwa yang terburuk di masa lalu

Adalah keindahan yang terbuang.


===========================================


Ku ingin bijaksana

Tapi aku tak tau seperti apa bijaksana itu

Aku ingin jujur

Tapi aku tak tau seperti apa jujur itu

Aku ingin mencintai

Tapi cinta buru-buru lari meninggalkanku.


===========================================


BIBIRKU BISU BERUCAP

TAPI HATI TERUS BERTERIAK

SESUNGGUHNYA TULUS CINTA INI

MASIH HANYA TERSEDIA UNTUKMU

DAN SETIANYA TAK KAN BERPALING PADA CINTA YANG LAIN.




Share

31 Jan 2009

Dia adalah Dia


Dia adalah misteri. Berawal dari sebuah pertemuan yang tak disengaja lalu sampai pada perpisahan yang mendadak. Ada sesuatu yang tak bisa dilupakan dari pertemuan itu. Sesuatu yang belum sempat aku maknai, sesuatu yang tak sempat aku pikirkan. Kebersamaan setengah hari yang sempat terukir itu akan tetap jadi sebuah sejarah. Meski harus diakui tak ada yang indah dari sedikit waktu itu, tapi bagiku melihat dan menikmati ceria wajahnya menghadirkan sesuatu yang lain pada rasa yang telah lama kusembunyikan dibalik dingin gerimis setiap hari. Ya, rasa yang terus berkecamuk dalam hati ini, rasa yang mengalir begitu kuat tak terbendung, rasa yang bahkan tak mampu kudefinisikan sebagai apa. Entah apakah kekaguman ini terlalu berlebihan untuk dimaknai ataukah aku yang terlalu menikmati rasa yang menikam ulu hati ini.

Dia adalah misteri. Sejauh sekarang Dia ada. Sejauh itu tangan ini tak mampu menggapainya, bahkan Dia kini tak terlihat meski samar di jauh. Dia, hanya pada sebuah potret yang sempat tertinggal senyumnya mampu kujangkau. Senyum yang begitu tulus, ada damai di sana. Di senyum itu. Potret inilah yang selalu kuraba untuk yakinkan diri bahwa wajahnya tak akan kulupakan. Dia, hanya pada sebuah bayang yang samar terlihat, mampu kupeluk dirinya meski wangi tubuhNya pun tak mampu kuhirup.

Dia entah ada di mana sekarang. Khabar dariNya yang selalu kunanti tak pernah kudengar lagi. Mungkin Dia memberi khabar, tapi tak pernah sampai dengan selamat ke indra pendengaranku. Ataukah Dia di sana terlalu sibuk menyulam hari hingga lupa bahwa sesungguhnya aku di sini masih tak percaya pernah berjumpa denganNya. Atau mungkinkah saat ini Dia terlalu sibuk bersama yang lain?

Dia tetap misteri. Misteri yang masih belum mampu kugali tentang apakah Dia juga mendapatkan rasa yang sama yang ketika kita bertemu. Tentang apakah Dia di sana juga seperti aku saat ini yang selalu menanti khabar.

Dia adalah cerita dari di hari-hariku. Akan jadi sebuah legenda. Dia yang aku yakini akan selalu membuka hatiNya kapan pun aku mau datang. Dia yang selalu menantiku dengan setia. Dia yang aku yakini selalu memberi maaf tiap aku salah. Dia yang tak pernah bosan mendengar segala keluh dan setiap rintihanku. Dia yang selalu memberi aku apapun yang aku minta. Dia yang selalu memberi kekuatan untuk terus melangkah dan jangan pernah menyerah sekali pun duri dan lumpur dalam menghadang setiap jalan. Dia yang tak pernah bosan memberi semangat setiap aku jatuh dan terluka. Dia yang selalu menjanjikan aku bahagia bila mencintaiNya dengan sungguh sungguh. Dia yang tak akan pernah meninggalkan aku.

Dia, aku hanya ingin memegang tanganNya lagi dan bersama menyusuri setiap jalan yang ingin aku lewati nanti.




Share

1 Jan 2009

Sejenak Bernafas

Terengah lelah
Perjalanan panjang satu etape baru saja selesai
Ada sedikit saat menikmati rehat
Lepas dahaga untuk etape berikut.
Entah ke mana nanti itu tempat
Semua bahkan belum terbayang angan.

Ada banyak catatan kegagalan
Tersimpan rapi dalam sebuah kopor tua lusuh
Esok lusa mungkin bisa di buka lagi demi sebuah perenungan
Lalu akan jadi cerita sejarah buat cucu
Bahwa di sinilah leluhur membuat kau hebat.

Sedikit lagi etape kedua akan dimulai
Tapi ambil dan bakar dulu kresek berisi catatan kebahagiaan
Besok tak perlu ada yang tau itu
Toh semuanya berakhir tak indah
Lagi pula ceritanya sudah ada di catatan kegagalan,
Dan mereka akan tau seperti apa kebahagiaan
Setelah merenungi arti kegagalan.

Mari saja siapkan diri untuk langkah berikut.


copet gambar dari sini




Share