Ijinkan Hati Bicara... google-site-verification: google642dcb3a3836b309.html

30 Jun 2007

Masih di Nembrala

Satu pekan menikmati pasir putih disini

Satu pekan, telingaku sudah tuli karena keras deru ombak

Tapi kenapa tak kau datangkan badai

Agar terhapus semua ingatku padanya


Satu pekan lagi hari cinta tiba

Diiring angin berhembus dan cinta yang masih bergetar keras

Kutitip rindu yang semakin gemetar karena tak memelukmu

Karena sepi disini membuatku selalu terjaga mengingatmu.


Satu pekan lagi hari cinta tiba

Masih dipantai pasir putih ini kukenang cinta kita

Meski ini bukan tempat yang sama seperti dulu

Tapi tetap...

Pantai adalah kenangan batin

Yang menusuk untuk tertawa dan menangis

Berlari dan tertidur.

Aku masih duduk disini


Lambaian nyiur sudah sangat akrab denganku

Menghibur seolah lagu kenangan

Yang kuiring dengan suara sumbang.

Ada seekor camar datang duduk disampingku

Kupikir dia ikut bernyanyi,

Tapi ternyata dia berkata..

“kamu sudah mati di hatinya”



Nembrala, 7 februari 2006
Menjelang Valentine, Dan aku masih sendiri...

kamu tau, semua tau... betapa saat ini sangat kurindukan kamu




Share

Pergi lagi... pergi lagi..

Angin berhembus lalu...

Singgah menampar wajahku

Meninggalkan bekas debu.

Ada hitam membekas

Bersama rasa malu yang tercipta

Seiring kata yang kau ucap.


Sungguh...

Harapan yang kupupuk jauh sebelum pertemuan ini terjadi

Ikut terbang tinggalkan kecewa.

Ada sesal tercipta...

Mengapa harus kau yang kuharapkan memberi cinta...

Bukankah masih tercipta wanita lain yang bisa mencintai...??


Seiring waktu berlalu

Ku ingin pergi jauh dari sini...

Karena Tempat yang kudatangi hanya bermodalkan satu harapan

Telah memberiku hati yang menangis.


Tapi kemana akan melangkah...

Masih belum kupastikan

Mungkin suatu saat...

Ditempat lain cinta akan memelukku dengan bangga.


Kucoba hibur kecewa dengan kebahagiaan yang masih tersisa...

Sebisa mungkin tertawa tanpa terlihat getir...




Share

Merindumu

Kuukir namamu diatas pasir putih pantai ini

Seindah cinta yang masih tulus kupersembahkan untukmu

Ada karang tegar berdiri disamping

Menantang ombak menderu datang menghantam

Sesekali camar datang

Lalu pergi karena jemu pada pantai


Ada ombak bergulung tinggi

Menghapus nama yang ku tulis indah

Namun nama di hati tak tersentuh badai

Setegar karang yang berdiri tak bergeming

Sesetia pantai menunggu camar kembali


Aku ada di sini untuk melupakanmu

Tapi cintaku tak bisa melupakanmu

Dan badai kerinduan terus menyentuh hati

untuk selalu ingin memelukmu.



Nembrala, 4 februari 2006




Share

20 Jun 2007

Dari Hati

Cerita ini masih dari hati

Masih juga tentang cinta yang tak pernah bahagia

Dan hari-hari penuh kesedihan


Cinta ini masih enggan berpaling pada siapapun

Padahal sudah banyak kisah tentangmu buat aku luka

Bukan hanya tentang sengaja kau buat aku cemburu

Tapi masih ada kisah lain

Dan seharusnya tak pernah pantas aku ceritakan pada siapapun.




Share